Breaking News

Perbedaan Informasi Picu Adu Mulut dan Adu Dorong di Lapangan


BuserBhayangkaraTV  || 
MINAHASA – Aktivitas pengambilan material batu di wilayah Kelurahan Tataaran Dua, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, yang menurut pihak pengelola diperuntukkan bagi pembangunan Koperasi Merah Putih, diwarnai perdebatan antara sejumlah awak media dan dua orang yang mengaku sebagai wartawan.


Berdasarkan keterangan sejumlah pihak yang berada di lokasi, kedua orang tersebut mendatangi area pengambilan material dan meminta penjelasan terkait kegiatan yang sedang berlangsung. Di lokasi, mereka bertemu dengan seorang Babinsa yang disebut bertugas melakukan pengawasan terhadap aktivitas pengambilan material tersebut.

Menurut keterangan yang dihimpun, terjadi perbedaan informasi mengenai lokasi kegiatan. Salah satu pihak menyebut bahwa aktivitas tersebut berada di wilayah Masarang. Namun, pihak lain membantah informasi tersebut dan menegaskan bahwa lokasi kegiatan berada di Kelurahan Tataaran Dua, Kecamatan Tondano Selatan, bukan di wilayah Masarang, Kecamatan Tondano Barat.

Saat dikonfirmasi, Novel selaku pemilik alat yang digunakan dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pengambilan material dilakukan untuk membantu proses penimbunan pada pembangunan Koperasi Merah Putih.

"Kami membantu pengangkutan material untuk kebutuhan pembangunan Koperasi Merah Putih yang merupakan bagian dari program pemerintah," ujar Novel. Senin 22/06/2026.


Keterangan serupa juga disampaikan oleh Babinsa yang berada di lokasi. Menurutnya, material yang diambil diperuntukkan bagi kebutuhan pembangunan dan penimbunan area koperasi.

Sementara itu, awak media yang berada di lokasi mengaku sempat menanyakan identitas dan asal media dari pihak yang melakukan peliputan. Namun, menurut keterangannya, komunikasi yang terjadi tidak berlangsung secara baik sehingga menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.

Ketegangan sempat terjadi ketika masing-masing pihak saling melontarkan pernyataan yang dinilai kurang berkenan. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, situasi tersebut memicu adu dorong yang kemudian berhasil dilerai oleh pihak yang berada di tempat kejadian.

Sejumlah pihak juga membantah adanya tudingan bahwa terdapat aparat yang melindungi aktivitas ilegal. Menurut mereka, kegiatan tersebut dilakukan secara terbuka dan di lokasi telah terpasang papan informasi terkait pekerjaan yang sedang berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang terkait status hukum aktivitas pengambilan material tersebut. Selain itu, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian mengenai insiden perselisihan yang terjadi di lokasi maupun klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang berkepentingan guna menjaga prinsip keberimbangan serta akurasi informasi.

(Ril M)
© Copyright 2022 - BUSER BHAYANGKARA TV LAMPUNG