BuserbhayangkaraTV||LAMPUNG BARAT – Kisah pilu perjuangan guru dan murid di SMP Negeri Satu Atap 2 Balik Bukit, Pekon Jejawi, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, menjadi potret nyata tantangan dunia pendidikan di wilayah pelosok.
Setiap hari, guru dan murid harus melewati jalan rusak, berlumpur, dan terjal untuk menuju sekolah. Kondisi tersebut membuat perjalanan mereka penuh perjuangan, terlebih saat cuaca hujan yang dapat memperparah kondisi jalan dan membahayakan keselamatan pengguna.
Di tengah keterbatasan akses, semangat para guru untuk mengajar dan murid untuk menuntut ilmu tetap menyala. Namun, kondisi ini menjadi perhatian serius karena akses jalan yang layak merupakan salah satu kebutuhan penting dalam menunjang kegiatan pendidikan.
Tak hanya persoalan infrastruktur, para murid di sekolah tersebut juga disebut belum mendapatkan fasilitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi dan konsentrasi belajar siswa.
Salah satu siswa yang tidak ingin disebutkan namanya berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan, memperbaiki akses jalan menuju sekolah, serta memberikan perhatian terhadap fasilitas pendidikan dan penyaluran program MBG.
Pendidikan yang layak semestinya dapat dirasakan seluruh anak tanpa terkecuali. Jangan sampai kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur menjadi penghalang bagi guru dalam mengabdi dan murid dalam meraih cita-cita.
Perjuangan mereka menjadi pengingat bahwa pemerataan pendidikan bukan sekadar membangun gedung sekolah, tetapi juga memastikan akses, fasilitas, dan kebutuhan dasar siswa terpenuhi.
.
.
.
#faktalambarnews
Redaksi



Social Header