Breaking News

Tingkatkan Layanan Cuci Darah, RSUD Pesawaran Targetkan Layani 60 Pasien pada 2027


BuserbhayangkaraTV,Pesawaran-- Upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran. Di tengah meningkatnya kebutuhan pasien terhadap layanan cuci darah, rumah sakit milik pemerintah daerah ini mulai memperluas kapasitas pelayanan hemodialisa (HD), membenahi fasilitas, serta meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan.


Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Pesawaran pada masa kepemimpinan Bupati Nanda Indira. Salah satu fokus utama adalah memastikan pasien dengan gangguan fungsi ginjal mendapatkan akses pelayanan yang lebih mudah, nyaman, dan sesuai standar medis.
Pelayanan hemodialisa di RSUD Pesawaran kini mengalami peningkatan kapasitas.

 Jika sebelumnya hanya mampu melayani sembilan pasien, saat ini kapasitasnya telah bertambah menjadi 15 pasien. Pihak rumah sakit juga merencanakan peningkatan kapasitas hingga 30 pasien pada bulan berikutnya, dengan mempertimbangkan kesiapan fasilitas dan tenaga kesehatan.

Selain penambahan kapasitas, kondisi ruang pelayanan hemodialisa juga disebut semakin nyaman, bersih, dan tertata. Pembenahan ini diharapkan dapat menunjang kenyamanan pasien selama menjalani tindakan cuci darah yang umumnya harus dilakukan secara berkala.


Direktur RSUD Pesawaran, dr. Imelda Corolia, M.Kes., menjelaskan bahwa pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti arahan Bupati Nanda Indira agar rumah sakit daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, pengembangan fasilitas hemodialisa diharapkan mampu mendekatkan akses pengobatan bagi warga Pesawaran. Dengan demikian, pasien tidak selalu harus menempuh perjalanan ke Bandar Lampung maupun Kabupaten Pringsewu untuk mendapatkan layanan cuci darah.

Namun, peningkatan kapasitas tersebut masih menghadapi tantangan. Berdasarkan data yang disampaikan pihak rumah sakit, sebanyak 71 pasien masih tercatat dalam daftar tunggu pelayanan hemodialisa. Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan layanan cuci darah di Kabupaten Pesawaran masih memerlukan perhatian serius dan pengembangan fasilitas secara berkelanjutan.


Untuk menjawab kebutuhan tersebut, RSUD Pesawaran menargetkan penambahan mesin hemodialisa pada 2027. Jumlah mesin direncanakan mencapai 15 hingga 20 unit, dengan target kemampuan pelayanan sedikitnya 60 pasien. Pihak rumah sakit juga telah mengajukan kerja sama dengan vendor terkait penambahan peralatan medis, meskipun realisasinya masih bergantung pada proses pengadaan dan kesiapan yang diperlukan.

Di sisi sumber daya manusia, RSUD Pesawaran saat ini didukung enam perawat terlatih dan dua dokter umum bersertifikat, dengan seorang dokter spesialis sebagai penanggung jawab pelayanan hemodialisa. Selain itu, empat perawat tengah menjalani pelatihan khusus penanganan hemodialisa yang diharapkan dapat memperkuat kesiapan tenaga kesehatan dalam mendukung peningkatan kapasitas layanan.

Pengembangan layanan cuci darah ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses kesehatan bagi masyarakat Pesawaran. Ke depan, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh penambahan mesin dan pembenahan ruang pelayanan, tetapi juga kesiapan tenaga medis, pemenuhan standar keselamatan pasien, serta kemampuan rumah sakit mengurangi daftar tunggu secara bertahap.

Dengan rencana pengembangan yang telah disusun, masyarakat berharap pelayanan hemodialisa RSUD Pesawaran semakin optimal, sehingga pasien dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau tanpa terbebani perjalanan jauh ke luar daerah.

Amirudin AR
BUSER BHAYANGKARA TV
Berani Beda
© Copyright 2022 - BUSER BHAYANGKARA TV LAMPUNG