Breaking News

Kemendagri Beri Arahan, Bupati Lampung Barat Siapkan Langkah Perkuat Ekonomi Daerah



Buserbhayangkaratv.co.id, LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang dipimpin Bupati Parosil Mabsus melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, pada Rabu (8/4/2026) di Jakarta Pusat.


Pertemuan ini membahas penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan investasi, serta optimalisasi potensi unggulan Lampung Barat.

Di kesempatan itu, Bupati Parosil didampingi Plt Kepala Bappeda, Kepala BKAD, Inspektur, Kepala Brida, dan Sekretaris Bapenda, Kasat Pol PP dan Kabag Protokol.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Parosil Mabsus memaparkan kondisi fiskal Lampung Barat, termasuk tantangan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), tingginya beban belanja pegawai, serta peluang pengembangan sumber daya alam, khususnya komoditas kopi sebagai sektor unggulan daerah.


“Kami menyampaikan bahwa Lampung Barat memiliki potensi besar, terutama dari sektor kopi dan energi terbarukan, namun masih menghadapi keterbatasan kapasitas fiskal," ujar Parosil.

"Oleh karena itu, kami mendorong dukungan kebijakan, termasuk optimalisasi dana transfer seperti DBH serta penguatan investasi agar potensi ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya

Selain itu, Pemkab Lampung Barat juga menerangkan hasil kajian yang menunjukkan masih rendahnya efisiensi investasi dan produktivitas daerah.

Kondisi ini berdampak pada daya saing dan kemandirian fiskal, meskipun pertumbuhan ekonomi daerah saat ini mencapai 5,45 persen yang ditopang sektor pertanian dan belanja pemerintah.


Isu lain yang mengemuka adalah rencana kebijakan alokasi 30 persen belanja pegawai pada 2027 yang dinilai akan semakin menekan kapasitas fiskal daerah.

Di sisi lain, potensi energi baru terbarukan seperti geothermal, PLTA, dan PLTMH dinilai dapat menjadi sumber penguatan fiskal ke depan.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, memberikan sejumlah arahan strategis kepada Pemkab Lampung Barat.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur untuk mendorong produktivitas dan efektivitas investasi.

“Peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci, yang dilakukan melalui penguatan dedikasi dengan sistem reward, penguatan integritas untuk mengikat komitmen, serta penerapan punishment secara konsisten,” jelasnya.

Ia juga mendorong efektivitas investasi melalui penyederhanaan regulasi dan peningkatan promosi daerah, termasuk pengembangan kolaborasi antara kopi dan pariwisata, promosi batik Lampung Barat, pembentukan tim hilirisasi kopi, serta kerja sama dengan OJK dalam tata niaga kopi.

Lebih lanjut, Agus Fatoni menekankan lima strategi utama dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, yakni intensifikasi, ekstensifikasi, optimalisasi, digitalisasi, dan inovasi pendapatan daerah.

Selain itu, penguatan data berbasis kerja sama dengan BPS dinilai penting untuk meningkatkan akurasi perhitungan transfer keuangan daerah.

Ia juga menyarankan optimalisasi berbagai sumber pembiayaan alternatif, seperti pemanfaatan dana CSR, penguatan BUMD dan BLUD, kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), hingga pemanfaatan pinjaman daerah untuk kegiatan produktif.


Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Pemkab Lampung Barat dalam memperkuat kemandirian fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan menuju target pembangunan daerah tahun 2029.

Red
© Copyright 2022 - BUSER BHAYANGKARA TV LAMPUNG