BuserbhayangkaraTv.
PESAWARAN — Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dimulainya pembangunan Gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran.
Pembangunan fasilitas pelayanan jantung tersebut secara resmi ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., pada Senin (24/8/2026).
Kehadiran Cathlab di RSUD Pesawaran menjadi langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah. Selama ini, sebagian pasien dengan kondisi tertentu masih harus menjalani rujukan ke rumah sakit di luar Kabupaten Pesawaran.
Dengan dibangunnya fasilitas Cathlab, pelayanan diagnostik maupun tindakan intervensi jantung diharapkan dapat dilakukan lebih dekat, cepat, dan terintegrasi sehingga waktu penanganan pasien dapat ditekan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran Umi Kalsum, S.H., M.H., Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Razak, S.Sos., Direktur RSUD Pesawaran dr. Imelda Carolia, M.Kes., serta jajaran perangkat daerah terkait.
Bukan Sekadar Bangunan, tetapi Penguatan Layanan Kesehatan
Bupati Nanda Indira menegaskan bahwa pembangunan Cathlab bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan.
Menurutnya, penyakit jantung dan pembuluh darah membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Dalam kondisi tertentu, keterlambatan mendapatkan pertolongan medis dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan pasien.
“Ketika seseorang mengalami serangan jantung, waktu adalah nyawa. Selama ini, sebagian pasien harus dirujuk ke luar daerah sehingga membutuhkan waktu perjalanan yang tidak sedikit. Karena itu, pembangunan Cathlab ini menjadi langkah penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Bupati Nanda.
Pembangunan Cathlab juga menjadi bagian dari tindak lanjut kepercayaan Kementerian Kesehatan kepada RSUD Pesawaran sebagai salah satu rumah sakit lokus pengampuan pelayanan Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU).
Pengampuan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1277/2024, dengan RSUD Pesawaran mendapatkan pengampuan, khususnya dalam pengembangan pelayanan kateterisasi jantung atau Cathlab.
Pembangunan Senilai Hampir Rp2 Miliar
Dari sisi anggaran, pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran merupakan bagian dari proyek strategis pembangunan rumah sakit Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan tersebut didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dengan nilai mencapai Rp1.995.000.000 atau sekitar Rp1,995 miliar.
Gedung Cathlab direncanakan memiliki luas keseluruhan 482,19 meter persegi, yang terdiri dari lantai satu seluas sekitar 399,7 meter persegi dan lantai dua sekitar 82,425 meter persegi.
Pelaksanaan pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender.
Sementara itu, peralatan Cathlab yang nantinya digunakan untuk menunjang pelayanan akan disediakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sinergi antara pembangunan gedung dan penyediaan peralatan tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan, sehingga fasilitas dapat segera dimanfaatkan masyarakat setelah seluruh tahapan pembangunan, kesiapan sumber daya manusia, serta sistem pelayanan terpenuhi.
RSUD Pesawaran Siapkan SDM Berkompeten
Direktur RSUD Pesawaran, dr. Imelda Carolia, M.Kes., mengatakan peletakan batu pertama pembangunan Cathlab merupakan momentum penting bagi rumah sakit dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Cathlab nantinya akan memperkuat kemampuan RSUD Pesawaran dalam memberikan pelayanan jantung secara lebih dekat dan terintegrasi.
“Peletakan batu pertama ini bukan sekadar dimulainya pembangunan sebuah gedung, tetapi menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas dan memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran,” ujar Imelda.
Ia menjelaskan, pelayanan penyakit jantung dan pembuluh darah membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai, tenaga kesehatan yang kompeten, serta kecepatan dalam memberikan pelayanan.
Karena itu, RSUD Pesawaran juga berkomitmen meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia agar nantinya mampu memberikan pelayanan yang optimal sesuai standar yang ditetapkan.
Pihak rumah sakit berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai target, tepat waktu, serta menghasilkan fasilitas yang berkualitas dan dapat mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Harapan Baru bagi Pasien Jantung
Dimulainya pembangunan Cathlab RSUD Pesawaran menjadi harapan baru bagi masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan pelayanan jantung dan pembuluh darah.
Dengan hadirnya fasilitas tersebut, masyarakat Pesawaran diharapkan tidak lagi selalu bergantung pada rumah sakit rujukan di luar daerah untuk mendapatkan pelayanan tertentu yang membutuhkan fasilitas kateterisasi jantung.
Namun, keberhasilan pembangunan Cathlab tidak hanya ditentukan oleh selesainya gedung. Pemerintah daerah dan RSUD Pesawaran juga perlu memastikan kesiapan peralatan, tenaga medis, sistem pelayanan, serta standar operasional agar fasilitas tersebut benar-benar dapat memberikan pelayanan secara profesional.
Dengan dimulainya pembangunan pada 24 Agustus 2026, masyarakat kini menantikan penyelesaian proyek tersebut agar Cathlab RSUD Pesawaran dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata.
Pembangunan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, lebih cepat, dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Amir
Buser Bhayangkara TV — Berani Beda




Social Header