BUSERBHAYANGKARATV.CO.ID | PESAWARAN — Genap satu tahun memimpin Kabupaten Pesawaran, Bupati Pesawaran Nanda Indira bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali dinilai telah meletakkan sejumlah fondasi penting dalam mengarahkan pembangunan di Bumi Andan Jejama.
Pasangan Nanda-Anton dilantik pada 27 Agustus 2025 setelah memperoleh dukungan dari koalisi 11 partai politik.
Dalam satu tahun pertama kepemimpinannya, keduanya dinilai konsisten menerjemahkan visi Pesawaran Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif (CAKEP) ke dalam berbagai program pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Apresiasi terhadap kinerja pemerintahan Nanda-Anton salah satunya disampaikan oleh Zahra Nabila DM, aktivis kepemudaan sekaligus pemerhati sosial media asal Lampung. Menurutnya, 12 bulan pertama merupakan fase strategis bagi pemerintah daerah untuk mengubah visi dan misi menjadi kebijakan yang inklusif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Satu tahun pertama Nanda-Anton menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, hingga pengendalian inflasi. Fondasi kokoh ini harus terus dijaga agar dampaknya kian nyata,” ujar Nabila dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).
Nabila juga menyoroti sejumlah sektor yang dinilainya menjadi bagian penting dalam pembangunan Pesawaran. Salah satunya adalah penguatan tata kelola pemerintahan, termasuk keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama 10 kali berturut-turut. Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pemerintahan daerah.
Di sektor infrastruktur, percepatan perbaikan dan peningkatan konektivitas jalan dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat.
Infrastruktur yang semakin baik diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai pelayanan publik.
Sementara itu, optimalisasi potensi lokal juga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah.
Pengembangan sektor pariwisata pesisir dan kepulauan secara terintegrasi diharapkan mampu membuka ruang lebih luas bagi keterlibatan pelaku UMKM, petani, nelayan, serta masyarakat desa sehingga potensi ekonomi lokal dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Sebagai perwakilan generasi muda, Nabila menilai pemuda harus ditempatkan bukan hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai subjek dan mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadapi bonus demografi.
Karena itu, ruang partisipasi, kreativitas, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor perlu terus diperluas.
“Pemerintah memiliki kewenangan, masyarakat membawa energi partisipasi, dan pemuda menyumbang gagasan kreatif. Sinergi seluruh elemen ini menjadi kunci utama untuk meningkatkan daya saing Pesawaran di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan Nanda-Anton, Nabila berharap Pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat semakin mempercepat realisasi berbagai program prioritas sekaligus memastikan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.
Menurutnya, kesinambungan kebijakan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Dengan demikian, momentum satu tahun kepemimpinan Nanda-Anton diharapkan tidak sekadar menjadi ajang evaluasi capaian, tetapi juga menjadi pijakan untuk memperkuat program pembangunan ke depan.
Tantangan pada tahun-tahun berikutnya adalah memastikan berbagai fondasi yang telah dibangun dapat diterjemahkan menjadi manfaat yang semakin dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran.
Amir AR.



Social Header