Breaking News

“Tak Tunggu Api Membesar, Way Kanan Perkuat Benteng Pencegahan Karhutla Bersama Mabes TNI”


Buserbhayangkaratvco.id,WAY KANAN – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama Dandim 0427/Way Kanan Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., serta jajaran Forkopimda menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi teknis bersama Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, Jumat (28/8/2026).


Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman Karhutla. Tidak hanya berbicara soal pemadaman ketika api sudah berkobar, koordinasi diarahkan pada strategi pencegahan, deteksi dini, pemetaan wilayah rawan, kesiapan personel, penyuluhan masyarakat hingga penguatan koordinasi lintas sektor.

Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dinilai memberikan nilai strategis bagi Kabupaten Way Kanan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda dan stakeholder diharapkan mampu membangun pola penanganan yang lebih cepat, terukur dan terkoordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Dandim 0427/Way Kanan Letkol Arm Sigit Windarto menegaskan bahwa pencegahan merupakan garis depan dalam menghadapi Karhutla. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memadamkan api, tetapi juga seberapa kuat seluruh unsur melakukan antisipasi sebelum kebakaran terjadi.

“Audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Dengan hadirnya Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, kita dapat menyatukan langkah dan memperkuat upaya pencegahan maupun kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla,” ujar Sigit.

Ia menambahkan, edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat harus terus diperkuat. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama aktivitas pembukaan atau pengelolaan lahan yang berpotensi memicu munculnya titik api.

“Pencegahan harus menjadi prioritas. Semakin baik koordinasi dan kesiapsiagaan kita, semakin besar peluang Karhutla dapat dicegah sebelum meluas,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menyambut positif sinergi yang dibangun bersama Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman Karhutla sehingga diperlukan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyambut baik sinergi dan koordinasi yang dilakukan bersama TNI, termasuk melalui Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI. Kolaborasi ini penting untuk memastikan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla dapat berjalan secara optimal,” ungkap Ayu.

Bupati memastikan Pemkab Way Kanan akan terus memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, Forkopimda dan seluruh stakeholder terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap potensi Karhutla dapat diantisipasi sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya tugas satu institusi. Dibutuhkan komitmen bersama, kesiapan lapangan dan kepedulian masyarakat agar Kabupaten Way Kanan tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Dengan konsolidasi lintas sektor yang semakin kuat, pemerintah daerah bersama TNI dan seluruh stakeholder menargetkan sistem pencegahan serta respons terhadap Karhutla di Way Kanan semakin cepat, efektif dan terintegrasi.


(Tirta)



© Copyright 2022 - BUSER BHAYANGKARA TV LAMPUNG