Breaking News

PASAR SOUVENIR DITELANTARKAN 19 TAHUN: KUMUH, TANPA KONTRAK, KOPERASI DINILAI LEMPAR TANGGUNG JAWAB


BuserBhayangkaraTV || 
Minahasa – Kondisi Pasar Souvenir yang terletak di Tataaran Patar, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, menuai sorotan publik. Sejumlah mahasiswa yang melintas di kawasan tersebut menilai pasar itu tampak tidak terurus dan memprihatinkan.


Saat dikonfirmasi media pada Jumat, 23 Januari 2026, beberapa mahasiswa yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kesan mereka. “Pasar Souvenir terlihat kumuh,” ujar salah satu mahasiswa singkat.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh seorang tokoh masyarakat setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan. Dalam konfirmasi melalui sambungan telepon seluler pada Kamis, 22 Januari 2026, ia mengungkapkan bahwa Pasar Souvenir telah dikelola oleh Koperasi Tondano Indah selama kurang lebih 19 tahun tanpa adanya perbaikan berarti.
“Sudah 19 tahun Pasar Souvenir dikelola Koperasi Tondano Indah, namun tidak pernah diperbaiki,” ungkapnya.


Tidak hanya itu, sejumlah penyewa kios di Pasar Souvenir juga menyampaikan keluhan terkait status sewa mereka. Para penyewa yang juga meminta namanya tidak dipublikasikan menyatakan bahwa selama bertahun-tahun menyewa kios, mereka tidak pernah menerima surat perjanjian atau kontrak resmi.

“Kami hanya diberikan kwitansi pembayaran tahunan. Tidak pernah ada surat kontrak sebagai penyewa kios. Koperasi hanya datang menagih pembayaran, tetapi tidak pernah melakukan perbaikan pasar,” ujar salah seorang penyewa.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Koperasi Tondano Indah, Johny Max Rattu, bersama beberapa anggota koperasi, saat dikonfirmasi media pada 22 Januari 2026 di Kompleks Pasar Souvenir, megatakan 

“DEKOPIN tidak memiliki hak di sini,” tegas Ketua Koperasi Tondano Indah bersama beberapa anggota di hadapan media.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait pengawasan, legalitas pengelolaan, maupun rencana pembenahan Pasar Souvenir Tataaran Patar yang menjadi sumber penghidupan para pedagang setempat.

(Sarel M)
© Copyright 2022 - BUSER BHAYANGKARA TV LAMPUNG