Breaking News

Nanda Indira Dukung Replikasi SISGITA, Pesawaran Bidik Penguatan Data dan Pendapatan Daerah


BuserbhayangkaraTV | TANGSEL— Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan berbasis data melalui keterlibatan dalam penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama Replikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA).




Kegiatan yang diikuti sekitar 60 pemerintah daerah kabupaten/kota tersebut digelar di Aula Blandongan, Gedung Utama Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026). Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi informasi sekaligus memperkuat integrasi data pertanahan dengan data perpajakan daerah.

Kabupaten Pesawaran turut mengambil bagian dalam kerja sama tersebut. Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., hadir bersama Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kurnia Oktaviani, S.Sos., M.M., dan Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) M. Ardhiansyah Putra Agung, S.E., M.M.

Replikasi SISGITA diarahkan untuk membangun keterhubungan antara data pertanahan dan data perpajakan daerah. Melalui sistem tersebut, sejumlah informasi seperti Nomor Induk Bidang (NIB), Nomor Objek Pajak (NOP), hingga validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dapat diintegrasikan dalam sistem informasi geospasial pertanahan dan perpajakan.

Integrasi data tersebut diharapkan mampu membantu pemerintah daerah memiliki basis informasi yang lebih terpadu, akurat, dan mudah dimanfaatkan. Ketersediaan data yang saling terhubung juga dapat mendukung pemutakhiran informasi mengenai bidang tanah dan objek pajak di masing-masing wilayah.

Kerja sama replikasi SISGITA merupakan tindak lanjut dari arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam pembahasan perkembangan implementasi integrasi data pertanahan dan perpajakan.

Bagi pemerintah daerah, integrasi tersebut dapat memberikan dukungan informasi yang lebih komprehensif dalam pengelolaan perpajakan. Data yang terintegrasi juga dapat menjadi salah satu instrumen dalam memetakan potensi pendapatan daerah serta mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih berbasis data.

Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kerja sama replikasi SISGITA. Ia berharap implementasi sistem tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan pengelolaan data dan pendapatan daerah di Kabupaten Pesawaran.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap Kabupaten Pesawaran dapat mengoptimalkan pemanfaatan data dalam mendukung pengelolaan pendapatan daerah dan penyusunan kebijakan pembangunan,” ujar Nanda.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan keterhubungan data perlu terus dikembangkan agar pemerintah daerah memiliki informasi yang semakin akurat dalam menjalankan program pembangunan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Data yang terintegrasi, lanjutnya, dapat menjadi salah satu instrumen pendukung pemerintah dalam melihat potensi daerah secara lebih menyeluruh. Dengan demikian, proses perencanaan maupun pengambilan kebijakan dapat dilakukan berdasarkan informasi yang lebih terukur.

Penguatan basis data pertanahan dan perpajakan juga dinilai penting mengingat dinamika perkembangan wilayah, perubahan kepemilikan maupun pemanfaatan tanah, serta perkembangan objek pajak yang terus terjadi. Karena itu, pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam menjaga akurasi informasi yang digunakan pemerintah daerah.
Melalui replikasi SISGITA, pemerintah daerah diharapkan dapat mengembangkan sistem pengelolaan informasi yang mampu menghubungkan data pertanahan dengan kebutuhan perpajakan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Kerja sama antardaerah dalam penerapan sistem tersebut juga membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk berbagi pengalaman dan praktik dalam pemanfaatan teknologi informasi. Kota Tangerang Selatan menjadi salah satu daerah yang mendorong proses replikasi sistem tersebut kepada pemerintah daerah lainnya.

Selain penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama Replikasi SISGITA, rangkaian kegiatan di Tangerang Selatan juga dirangkaikan dengan Tangsel Expo. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pelaku usaha dan kelompok binaan, antara lain UMKM binaan UP2K PKK, Dekranasda, serta Perhimpunan Anggrek Indonesia Kota Tangerang Selatan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat.
Bagi Kabupaten Pesawaran, keikutsertaan dalam replikasi SISGITA menjadi bagian dari langkah memperkuat pemanfaatan teknologi dan data dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Integrasi data pertanahan, perpajakan, dan informasi geospasial diharapkan dapat mendukung pemutakhiran data, pelayanan publik, pengelolaan potensi pendapatan daerah, serta penyusunan kebijakan pembangunan yang semakin berbasis informasi.

Amirudin.AR.

© Copyright 2022 - BUSER BHAYANGKARA TV LAMPUNG