PESAWARAN, Buser Bhayangkara TV – Pembangunan infrastruktur di kawasan Jalan Way Rilau, Jalan Tanjungkerta, Kabupaten Pesawaran, menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TRINUSA Pesawaran.
Pasalnya, berdasarkan hasil pemantauan tim investigasi di lapangan, kegiatan pembangunan tersebut diduga tidak dilengkapi papan informasi proyek yang dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, maupun masa pelaksanaan kegiatan.
Dari pantauan di lokasi, terlihat sejumlah aktivitas pekerjaan konstruksi berupa pengerjaan saluran/drainase serta penataan badan jalan.
Sejumlah material seperti batu dan pasir juga tampak berada di sekitar lokasi pekerjaan. Alat berat jenis excavator dan kendaraan pengangkut material terlihat digunakan dalam proses pembangunan.
Ketua LSM TRINUSA Pesawaran, Amirudin AR, menyoroti tidak terlihatnya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Menurutnya, keberadaan papan informasi merupakan bagian penting dalam keterbukaan pelaksanaan pembangunan, terlebih jika kegiatan tersebut menggunakan anggaran pemerintah.
“Kami mempertanyakan keterbukaan dalam pekerjaan ini. Masyarakat berhak mengetahui proyek apa yang sedang dikerjakan, dari mana sumber anggarannya, berapa nilai kontraknya, siapa pelaksananya, dan kapan pekerjaan tersebut harus selesai,” ujar Amirudin AR.
Tim investigasi LSM TRINUSA Pesawaran yang turun langsung ke lapangan juga melakukan dokumentasi serta mengumpulkan sejumlah informasi terkait pekerjaan tersebut.pada Rabu,9 September 2026. Temuan itu, menurut Amirudin, akan menjadi bahan untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut guna mengetahui secara jelas status, sumber pembiayaan, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap kegiatan pembangunan tersebut.
Amirudin menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghambat pembangunan infrastruktur.
Sebaliknya, LSM TRINUSA mendorong agar setiap pembangunan yang menggunakan anggaran negara maupun daerah dilaksanakan secara transparan, akuntabel, tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau memang proyek pemerintah, seharusnya informasi mengenai kegiatan tersebut dapat diketahui masyarakat. Jangan sampai masyarakat hanya melihat pekerjaan fisiknya, tetapi tidak mengetahui siapa pelaksananya dan berapa anggaran yang digunakan,” tegasnya.
LSM TRINUSA Pesawaran berencana melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut dan, apabila diperlukan, akan meminta klarifikasi kepada instansi terkait. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun pelaksana pekerjaan terkait tidak terlihatnya papan informasi di lokasi tersebut.
Redaksi
Buser Bhayangkara TV – Berani Beda, Mengungkap Fakta.





Social Header