PESAWARAN, BUSERBHAYANGKARATV.CO.ID — Pembangunan jembatan yang menjadi salah satu akses penghubung di wilayah Way Ratai, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung, mendapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TRIGA NUSANTARA INDONESIA (TRINUSA).
Sorotan tersebut muncul setelah tim investigasi LSM TRINUSA melakukan pemantauan langsung ke lokasi proyek. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan dan dokumentasi yang diperoleh, terlihat sejumlah alat berat sedang melakukan pekerjaan konstruksi serta terdapat material berupa batu dan tanah di sekitar lokasi pembangunan selasa, 8 September 2026.
Namun, dalam pantauan tersebut, tidak terlihat papan informasi atau plang proyek yang biasanya memuat informasi mengenai nama kegiatan, sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana pekerjaan, konsultan pengawas, serta waktu pelaksanaan proyek.
Ketua LSM TRINUSA Kabupaten Pesawaran, Amirudin AR, menyoroti kondisi tersebut. Menurutnya, keberadaan papan informasi proyek merupakan bagian penting dalam keterbukaan informasi kepada masyarakat, khususnya untuk mengetahui asal-usul dan penggunaan anggaran dalam sebuah pekerjaan pembangunan.
“Kami mempertanyakan proyek ini karena di lokasi tidak terlihat papan atau plang pemberitahuan. Masyarakat berhak mengetahui proyek tersebut menggunakan anggaran dari mana, berapa nilainya, siapa pelaksananya, dan kapan waktu pelaksanaannya,” ujar Amirudin AR.
Amirudin menambahkan, pihaknya tidak bermaksud menghambat pembangunan.
Sebaliknya, LSM TRINUSA menyatakan mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Namun, menurutnya, aspek transparansi dan keterbukaan informasi juga harus diperhatikan oleh pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.
Ia bahkan menyebut kondisi proyek tanpa papan informasi itu sebagai “proyek siluman”, namun istilah tersebut merupakan penilaian dari pihak LSM dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta adanya proyek ilegal sebelum pihak pelaksana maupun instansi terkait memberikan penjelasan.
LSM TRINUSA Kabupaten Pesawaran berencana meminta klarifikasi kepada pihak terkait mengenai status pekerjaan tersebut, termasuk sumber pendanaan, nilai anggaran, pelaksana proyek, serta alasan tidak terlihatnya papan informasi di lokasi.
BUSER BHAYANGKARA TV juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pemerintah, kontraktor, maupun pihak terkait lainnya agar informasi mengenai proyek tersebut dapat disampaikan secara berimbang kepada masyarakat.
(Redaksi)






Social Header